Jl. Siliwangi No. 208 Rangkasbitung Kab. Lebak - Banten 42313 Telp/Fax: 0252-209209/209208 Email: info@lpmpbanten.net

5 Berita Terbaru
5 Artikel Terbaru
Situs Pendidikan
Situs Perpustakaan/Jurnal
Situs Beasiswa


Kalender
CalendarView — JavaScript Calendar Widget

pelaksanaan pembelajaran dengan teknik diskusi

Dalam proses belajar mengajar, seorang pendidik harus memiliki strategi agar peserta didik dapat belajar secara efektif dan efisien. Untuk itu seorang pendidik harus menguasai teknik dalam penyajian materi atau biasa yang disebut dengan metode mengajar. Teknik penyajian adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang digunakan pendidik di dalam kelas maupun di luar kelas. Hal ini tentunya digunakan untuk memotivasi peserta didik agar mampu menguasai pengetahuan, keterampilan serta sikap dari materi yang disajikan oleh pendidik. Diskusi merupakan salah satu teknik penyajian yang biasa dilakukan para pendidik di dalam kelas. Di dalam teknik diskusi terjadi proses intraksi antara dua  atau lebih peserta didik yang terlibat untuk saling bertukar informasi, pengalaman sehingga pada akhirnya dapat memecahkan masalah yang ada. Hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan teknik diskusi adalah :

Perencanaan Diskusi

Menetapkan tujuan diskusi

Penetapan tujuan diskusi sesuai kompetensi, topik dan perumusan masalah serta mengaitkan topik dan perumusan masalah dengan kebutuhan hidup sehari-hari peserta didik.

Pemilihan model diskusi

Pemilihan model diskusi disesuaikan dengan kompetensi yang hendak dicapai. Model diskusi menurut sifatnya Antara lain : Controlled discussion, proses diskusi yang direncanakan dan diarahkan secara tegas oleh guru. Buzz discussion, proses diskusi yang dilakukan oleh 2-6 orang dengan cara informal dengan waktu yang pendek dan berada ditengah pelajaran. Case discussion, proses diskusi dengan cara membahas problem yang nyata guna dianalisis secara terperinci,dengan memberi saran dan pemecahan masalah atau keputusan. Free group discussion, situasi diskusi yang ditumbuhkan dimana tema dan arahan  di pilih oleh peserta didik, pendidik hanya sebagai pengamat. Brainstorming, diskusi intrensip yang dilakukan secara bebas, spontan,untuk menumbuhkan ide baru, pemecahan masalah, dan keputusan. Seminar, cara diskusi dengan menyajikan presentasi paper dll, untuk menumbuhkan daya kritis, mengetengahkan argumen, dan adu argumen.

Penentuan jumlah kelompok dalam diskusi

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, dengan ketentuan setiap kelompok maksimal terdiri dari 10 orang. Penentuan anggota kelompok ditentukan oleh pendidik dan peserta didik berdasarkan keragaman kemampuan peserta didik.

Penentuan waktu dan tempat diskusi

Waktu pelaksanaan diskusi diatur secara tepat sesuai dengan waktu pembelajaran yang terdapat pada satuan pelajaran. Menentukan tempat diskusi dengan mengatur tempat antar kelompok agar mudah untuk berkomunikasi.

Memperhatikan suasana kelas yang kondusif untuk melakukan metode diskusi

Menciptakan perasaan senang untuk menimbulkan hasrat belajar (terbuka,bersahabat,harmonis,dan penuh antusias untuk belajar). Suara yang berpendapat harus terdengar di seluruh ruangan. Tidak terdapat suara gaduh disekitar lingkungan luar kelas yang mengganggu proses diskusi. Setiap kelompok dan anggota kelompok memiliki jarak pandang yang baik antara sesamanya.

Pelaksanaan Diskusi
Penjelasan tujuan diskusi

Ada penjelasan tujuan diskusi oleh pendidik serta  penjelasan topik dan perumusan masalah yang akan diketengahkan dalam diskusi secara jelas disampaikan oleh pendidik.

Pembuatan struktur kelompok

Menentukan mekanisme atau tata cara diskusi yang akan dilakukan dengan cara menentukan seorang pimpinan sebagai  moderator untuk mengendalikan lalulintas komunikasi dalam diskusi yang dipilih oleh semua kelompok dan pendidik, menentukan seorang sekertaris untuk mencatat pendapat dan hasil diskusi yang dipilih oleh semua kelompok dan pendidik. Setiap kelompok memilih anggotanya untuk menjadi ketua dan sekertaris.

Pembagian tugas dalam diskusi

Moderator atau pimpinan diskusi mengatur jalannya diskusi sesuai dengan tata cara diskusi yang telah disepakati. Sekertaris mencatat setiap saran  dan pendapat yang dikemukakan oleh setiap kelompok dan anggota kelompok. Setiap anggota memiliki tugas dan peran yang jelas dalam kelompoknya. Setiap anggota dalam kelompoknya memiliki kesempatan yang sama untuk mengemukakan pendapatnya. Pendapat kelompok ditujukan kepada seluruh kelas. Pendapat anggota kelompok ditujukan kepada kelompok dan dapat disampaikan kepada seluruh kelas. Pendidik mengawasi jalannya diskusi dengan seksama. Pendidik memberikan arahan yang tepat sesuai dengan tata cara diskusi bila ada penyimpangan.

Menciptakan partisipasi seluruh peserta didik untuk berdiskusi

Memberikan penguatan kepada peserta didik berupa penghargaan diri terhadap pendapat yang dikemukakan. Menciptakan semangat berlomba  dalam berfikir kritis dan mempertahankan pendapat, serta menerima pendapat yang orang lain. Memberikan pertanyaan kepada semua kelompok yang menggerakkan dan merangsang daya berfikir peserta didik. Memberikan keleluasaan kepada setiap kelompok dan anggota kelompok untuk berargumentasi tanpa adanya suatu tekanan dari kelompok yang lain.

Menghargai pendapat yang disampaikan

Setiap anggota dan pendidik menghargai pendapat yang disampaikan oleh anggota dan kelompok yang lain. Menerima pendapat orang lain walaupun berbeda dengan pendapat sendiri. Penyangkalan pendapat orang lain dilakukan dengan baik dan sopan sesuai dengan tata cara diskusi.

Tindak Lanjut

Menyimpulkan hasil diskusi

Setiap kelompok membuat kesimpulan hasil diskusi yang telah dilakukan. Setiap kelompok menjelaskan hasil diskusi kepada seluruh kelas. Pendidik membacakan kembali kesimpulan diskusi yang telah disampaikan siswa setelah dikoreksi.

Penilaian proses diskusi

Pendidik memberikan penilaian terhadap jalannya proses diskusi kepada peserta didik sebagai bahan perbaikan berikutnya. (SH, Sumber: Strategi Belajar Mengajar/Nana Sudjana, Didaktik/Nasution,Teknik Penyajian/Moh.Ali)

Kembali


Pencarian
Google



Web LPMP Banten
Web Search
Webmail
:
:
  
Sekilas Berita

Uji kOmpetensi Guru SD

LPMP Banten sedang mengadakan pendataan uji kompetensi guru SD se-provinsi Banten. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menguji kompetensi profesional dan pedagogik guru SD lulusan S1 di setiap Kecamatan

Blockgrant KKG/MGMP/KKKS/MKPS/KKPS/MKKS

Saat  ini sedang diadakan penseleksian proposal penerimaan Blockgrant KKG/MGMP/KKKS/MKPS/KKPS/MKKS tahun 2010, 

PLPG ( sertifikasi guru )

Kegiatan PLPG dalam program sertifikasi guru sedang dilaksanakan di LPMP Banten mulai tanggal 1 juli 2010. Kegiatan PLPG ini akan berlangsung selama 9 hari yang dibagi menjadi 5 angkatan

Pendampingan KTSP,Lesson study,Qualiti assurance

kegiatan Pendampingan KTSP di KKG (158 KKG), Pendampingan Lesson Study, dan Pendampingan QA (quality assurance ) akan mulai bergulir bulan Juli/juni

Pemberkasan SKTP 2010

Proses pemberkasan dan validasi tenaga pendidik yang lulus uji sertifikasi tahun 2009 akan dilaksanakan di LPMP Banten. Berkas yang diperlukan adalah Fotocopy sertifikat kelulusan sertifikasi, Fotocopy SK pertama dan terakhir ( gajih berkala dan kenaikan tingkat), Footocopy SK beban mengajar, Fotocopy buku rekening. Berkas tersebut sebelumnya diserahkan ke Dinas masing-masing kabupaten dan kota yang kemudian diserahkan ke LPMP Banten. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dinas masing-masing kabupaten dan kota.

NUPTK

Bagi para guru yang ingin melihat , up-date ( membetulkan data ) dan mengajukan NUPTK yang baru silahkan ke Dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing.LPMP saat ini hanya menerima berkas database dari dinaskabupaten/kota serta memverifikasinya, terima kasih atas perhatiannya

Chat Room

Subhan Ciputat Tgsel : Ada tidak beasiswa untuk guru yg sedang kuliah bagi guru swasta?? LPMP JAYA....

e. surywijaya : sesuai dengan namanya: LPMP, berarti ikut menjamin pengrekrutan calon guru, terutama guru negeri (CPNS). Guru honorer yang sudah mendapat sertifikat dari LPMP itulah seharusnya yang diutamakan. Mutu ... mutu ... mutu !!!

junaedi : MAJU TUK LPMP BANTEN ............

Taufik : Saya sangat setuju! tulisan anda seharusnya menjadi bahan renungan dan penyadaran bagi semua guru, tanpa terkecuali. Kalau semua menyadari, pendidikan di banten akan menjadi terdepan. T.kasih

Admin LPMP : Bapak dan Ibu yang terhormat. untuk dapat melihat dan mengajukan NUPTK yang baru, Anda dapat mengunjungi dinas pendidikan kota/kabupaten masing-masing. Disana ada petugas khusus operator NUPTK yang akan membantu Anda mengajukan dan melihat NUPTK. Prosedur yang berlaku saat ini untuk pengajuan NUPTK dari dinas ke LPMP kemudian ke PMPTK dan kembali lagi ke dinas. Hal ini dilakukan untuk mempermudah Anda dalam mendapatkan pelayanan NUPTK.

Deden Hidayat Al-Husaini : LPMP seharusnya lebih selektif lagi dalam seleksi guru yang lulus sertivikasi! adakan evaluasi terhadap guru-guru yang sudah lulus sertivikasi jangan sampai sudah lulus sertivikasi malah motivasi untuk mengajarnya berkurang....... (JAYA TERUS LPMP)

Kirim Komentar